Kutantang kehidupan
seperti bajak laut yang berlayar ujung maut
kutangkalkan jubah kesombongan disinggasana kehidupan dan telah berjalan takdir saat manusia bicara tentang kehidupan yang tersingkir
karena aku berfikir
kehidupanku bukan langkah mereka yang terencana karna kehidupanku adalah singasana bagi mereka yang ternoda.aku hanya takut pada kemunafikan yang menidurkan kebenaran kebenaran yang telah lama takut akan kehormatan.
kehormatan yang kuanggap sebagai raja kehidupan
yang ternyata kini adalah sebuah kebodohan yang dulu kuagungkan. kumaki masa ini biar tak menjadi fenomena harga diri biar nurani bisa kembali menjadi suara lantang
yang kan menjadi pemenang dalam hitungan waktu yang panjang.
Akan tiba saatnya Jiwa ini terjerat cinta Tak lagi sekedar mainan Namun sebuah perjanjian
Cinta tulus ini Terpadu juga dalam sebuah akad Perjanjian diri tuk saling setia
Sehidup semati, menyatukan separuh jiwa Sebagai wujud cinta kita
Berjanjilah tuk katakan yang sebenarnya




Tidak ada komentar:
Posting Komentar